Lewati ke konten
← SEMUA ARTIKEL
PENYAKIT · 6 AGUSTUS 2026 · 3 MENIT BACA

Daun sawit menguning: tiga penyebab yang paling sering, dan cara membedakannya

Kekurangan hara, drainase buruk, dan serangan akar memberi gejala yang mirip di foto. Yang membedakan adalah pola sebarannya di kebun.

Pelepah sawit yang mengering dan berubah warna

Pertanyaan yang paling sering masuk ke kami hanya satu kalimat: daun sawit saya menguning, kenapa? Jawaban jujurnya, dari satu foto biasanya belum bisa dipastikan. Tetapi ada tiga kemungkinan yang mencakup sebagian besar kasus, dan ketiganya bisa dipersempit tanpa alat laboratorium.

1. Kekurangan hara

Gejalanya paling sering muncul pada pelepah tua di bagian bawah, merata di banyak pokok sekaligus, dan berkembang perlahan selama beberapa bulan. Kalau kebun Anda belum dipupuk lebih dari dua kali jadwal, kemungkinan ini yang pertama diperiksa. Kisaran dosis menurut umur ada di tulisan tentang pemupukan.

Yang membedakannya dari penyebab lain: sebarannya mengikuti blok pemupukan, bukan mengikuti kontur tanah atau titik-titik acak.

YANG PERLU DICATAT

Sebelum menambah dosis pupuk, pastikan dulu akar bisa menyerapnya. Menambah pupuk di lahan yang tergenang hampir selalu menjadi biaya yang hilang.

2. Drainase buruk

Ini penyebab yang paling sering terlewat. Akar yang terendam terlalu lama tidak dapat menyerap hara meskipun pupuk sudah diberikan, dan daun menunjukkan gejala yang mirip sekali dengan kekurangan hara. Cara memetakan dan memisahkan keduanya ada di tulisan tentang drainase yang buruk.

Pembedanya ada pada peta, bukan pada daunnya. Kalau pokok yang menguning berkumpul di bagian rendah kebun, di dekat parit yang mampat, atau di jalur yang selalu becek setelah hujan, periksa drainase lebih dulu.

CARA MEMBEDAKAN DI LAPANGAN
01

Berjalan menyusuri kebun dan tandai pokok yang menguning di peta sederhana.

02

Merata di seluruh blok mengarah ke hara. Mengumpul di bagian rendah mengarah ke air.

03

Titik-titik acak yang menyebar pelan dari satu pokok ke pokok tetangga mengarah ke masalah akar.

3. Masalah pada akar dan pangkal batang

Yang paling perlu diwaspadai pada kebun tua. Gejala di daun biasanya muncul belakangan, setelah pangkal batang sudah lebih dulu terganggu. Periksa pangkal batang secara langsung: perubahan warna, bagian yang lunak, atau tubuh buah jamur di permukaan tanah adalah temuan yang harus segera dilaporkan.

Kalau ditemukan, jangan menunggu gejala daun memberat. Pokok yang terinfeksi perlu ditangani terpisah supaya tidak menular ke barisan sebelahnya. Tanda awal dan cara memeriksanya ada di tulisan tentang ganoderma.

Yang bisa Anda kirim ke kami

Foto pelepah bawah, foto pangkal batang, dan foto keseluruhan pokok dari jarak beberapa meter. Tambahkan umur pokok, luas kebun, riwayat pemupukan setahun terakhir, dan apakah bagian kebun itu tergenang setelah hujan. Dengan lima keterangan itu, sebagian besar kasus sudah bisa dipersempit menjadi satu atau dua kemungkinan, dan itu termasuk pertanyaan singkat yang tidak dipungut biaya.

Kirim foto kebun Anda, kami bantu persempit kemungkinannya.

Kirim foto lewat WhatsApp